Minggu, 31 Januari 2016

Hujan Di Awal Februari.

Aku suka bermain dengan secarik kertas dan sebuah pena. 
Hanya kami bertiga saja. 
Lalu Tuhan menjadi saksinya. 
  
----

"Aku ingin kau tahu, ada rindu yang ku titipkan pada bulir hujan di kaca jendela kamarmu."

Hujan di awal Februari.
Rintiknya mengalunkan rasaku.
Yang berdetak menyapa kenangan.
Kenangan tentangmu.

Angin hujan di awal Februari
Tak henti-henti menerpa parasku.
Menghembuskan satu rindu untukmu.

Basah yang membahagiakan.
Layaknya hujan di awal Februari.
Rinduku.
Begitu deras dan tak tertahankan.

Aku tersenyum menatap hujan.
Hujan di awal Februari.
Diam-diam berharap rindu ini
bukan hanya aku yang memiliki.
---


Naz

0 komentar:

Posting Komentar