Aku suka bermain dengan secarik kertas dan sebuah pena.
Hanya kami bertiga saja.
Lalu Tuhan menjadi saksinya.
----
"Masih ku ingat rasa bahagia yang hadir kala kita beriringan menyusuri jalan itu. Saat itu kita. Bukan aku dan kamu."
Hujan mempertemukan kita.
Menyatukan mereka.
Mengiringi langkah kita.
Hujan menyertai tawa mereka.
Hujan membawamu padaku.
Hujan memberi kita jeda.
Hujan hantar senyumku kembali.
Bersama hujan kita bicara.
Bersama hujan kita tersenyum dalam hati.
Masihkah kau ingat?
---
Naz.



0 komentar:
Posting Komentar